Kabar terkini terkait berita penculikan anak

Setiap hari warga Kelurahan Arjosari Kecamatan Blimbing Malang berbondong-bondong mengantarkan anaknya ke sekolah. Sesampainya di sekolah mereka pastikan anak-anak di terima langsung oleh guru sekolah sebelum meninggalkan sekolah. Ini merupakan gerakan yang sedang gencar di lakukan sekolah-sekolah sebagai antisipasi penculikan anak. Cara ini di nilai efektif untuk meningkatkan kewaspadaan orang tua, guru maupun sang anak sendiri.

"ya di tingkatkan lagi keamanannya terus waspada terhadap anaknya, belum waktunya pulang sebisa mungkin di jemput 10 atau 15 menit sudah menunggu di pintu. Sudah banyak isu-isu sih semacam itu banyak sekali" ujar Syarifah Orang Tua.

Saat pulang sekolah orang tua pun di wajibkan menjemput sendiri anaknya bukan di titipkan orang lain.

"kalau selama dengar isu-isu tersebut jalan sekolah mengambil kebijakan kalau dulu anak-anak kita mengantarnya sampai di depan pintu dan belum ketemu dengan kalau belum ketemu langsung sama bapak dan ibunya yang menjemput atau pembantunya atau siapa saja yang bertanggung jawab mengambil anak tersebut kami tidak berani melepaskan" ucap Musarofah Guru.

langkah kewaspadaan ini di apresiasi Lembaga Pemerhati Perempuan dan Anak.

"untuk masyarakat ini memang kita harus mengembangkan yang namanya komunikasi, informasi dan edukasi. Khusus untuk edukasi banyak kok lembaga yang memberikan layanan edukasi. Hubungi saja lembaga-lembaga itu di antaranya BCC" kata Sri Wahyuningsih Anggota Women's Crisis Center Malang.

Peningkatan keamanan bagi siswa sekolah telah di berlakukan sejak beberapa Minggu terakhir akibat maraknya isu penculikan anak. Di harapkan dengan pengawasan seperti ini dapat meningkatkan kewaspadaan orang tua untuk lebih memperhatikan keselamatan anak-anaknya.
ref